DEBAT E-VOTING DAN LUBER

 NOTULENSI DEBAT

 


Judul Debat               : Peran Mahasiswa Terkait Pemilu Luber dan Voting

Hari, Tanggal             : Jum’at, 11 Januari 2024

Tempat                       : Kampus STAIDA

Dosen                        : Lilis Ernawati, M.Pd.

 

Anggota Debat :

1.    Kelompok 1 (Voting):

·         Ali

·         Mimah

·         Iqbal

·         Wawan

·         Cut Cahya

·         Zani

·         Miftah

·         Hanif

·         Gugun

·         Rafli

2.    Kelompok 2 (Luber):

·         Shaqilla

·         Intan

·         Hendry

·         Aditiya

·         Rehan

·         Sukma

·         Wildan

·         Arif

·         Anton

·         Renaldy

Notulis Debat: Yolanda Nurmalia

Jalannya Debat :

A.   Kelompok 1

1.   Kenapa kita harus memilih system voting, sebab sistem voting dapat menghebat biaya pengeluaran Negara dan mempercepat perhitungan suara.

2.    Kalau system luber itu banyaknya kertas suara yang di keluarkan sehingga tingkat kecurangannya lebih besar.

3.    Menghemat pemikiran atau tenaga peserta diskusi.

4.    Mempersingkat waktu untuk menyelesaikan masalah dan keputusan.

 

B.   Kelompok 2

1.    Sesuai dengan namanya “luber” yakni Langsung oleh rakyat. Umum setiap warga Negara yang berumur 17 tahun atau lebih memiliki hak untuk ikut memilih tanpa ada diskriminasi ras,agama,golongna dan jenis kelamin. Bebas bahwa rakyat berhak memilih sesuai dengan hati nurani tanpa ada paksaan. Rahasia artinya pemilih memberikan suaranya secara tertutup atau rahasia dan hanya diketahui oleh si pemilih saja.

2.    Kenapa masyarakat harus memilih luber sebab,melihat dari segala usia yang masih belum paham akan system e-voting sehingga akan menimbulkan pemilihan yang tidak rahasia bagi masyarakat yang masih di tuntun dalam pemilihan e-voting.

3.    System e-voting pun tidak menjalankan demokrasi yang mana memilih secara aman dan damai.

4.    System e-votingpun jauh dari kata aman sebab banyaknya haker yang dapat merubah hasil pemilihan secara rapih tanpa di ketahui orang-orang yang tidak paham akan elektronik.

Kesimpulan:

System e-voting dan luber memainkan peranan penting dalam menjaga integritas demokrasi. Maka dari itu apapun cara pemilihannya mau e-voting ataupun luber, sebagai masyarakat yang paham akan pemilihan yang baik harus memerhatikan keadilan, repsentasi yang proporsonal dan partisipasi public yang luas sehingga terjalin pemilihan yang aman dan damai. Sebab, kecurangan itu selalu ada maka dari itu kita sebagai masyarakat lah yang harus lebih jeli dan lebih pintar dari para pengelola Negara. Dengan demikian pengembangan dan penerapan pemilihan e-voting dan luber yang efektiflah yang dapat memastikan penyelenggaraan pemilihan yang adil dan demokrasi.

Komentar